SHARE
Adds

Jakarta,Journal Reportase,- Lama terkapar di industri benih padi, kini PT Sang Hyang Seri (SHS) kembali bangkit dalam rangka kesiapannya melaksanakan penyediaan benih padi untuk tahun 2018.
Kesiapan SHS ini ditegaskan Direktur Utama PT Sang Hyang Seri, Syaiful Bahri. SHS yang pernah mengalami kesulitan yang cukup lama mulai merangkak berdiri untuk menyediakan benih padi kepada petani. Disebutkan Syaiful, pihaknya akan melakukan langkah-langkah kongkrit dengan mentargetkan penambahan kapasitas hingga 10 ribu ton untuk tahun 2018 mendatang.
Tahun ini, kata Syaiful Bahri, kapasitas produksi mencapai 83 ribu ton. Pihaknya Pihaknya akan menambah pabrik di 4 provinsi yakni, Nusa Tenggara Barat, Aceh, Kalimantan Selatan dan Sulawesi Tengah.
“Kita juga ada tambahan varitas dari Batan. Kami sudah melakukan MoU dengan Batan, nama varitasnya adalah Tropiko,” jelas Syaiful Bahri. Untuk menjamin ketersediaan beras itu, pihaknya, kata Syaiful, ada beberapa terobosan yang akan dilakukan, yaitu mensukseskan program subsidi benih padi program Free Market.
Syaiful berharap untuk padi non hibrida produktifitasnya bisa mencapai 90 persen untuk tahun ini. Jumlah itu mengalami kenaikan cukup signifikan dibandingkan tahun lalu yang hanya 30 persen. “Mudah-mudahan ada peningkatan (produksi). Maka tahun 2018 kita mau merubah struktur organisasi,” tambah Syaiful.
Dengan target produksi yang cukup besar, Syaiful berharap, tahun mendatang pihaknya bisa melakukan ekspor. Pihaknya juga membuka kerjasama dengan berbagai pihak, salah satunya Batan, dalam menggarap 3 ribu hektar lahan d Sukamandi, Jawa Barat. [red]

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY