SHARE
Adds

Jakarta-Journal Reportase,-   Aparat Kepolsian  Polda Metro Jaya   Serse Narkoba  sukses  mengembangkan dan membongkar  kasus pengedaran Narkoba, di Jakarta, kemarin malam.

Hasil  pengembangan itu dengan  meringkus dua orang sindikat pengedar narkoba jenis ekstasi ke tempat-tempat hiburan malam di wilayah ibu kota. Keduanya adalah TNF alias Kubil dan RA alias Panjul, mereka diduga mengedarkan barang haram untuk perayaan malam pergantian tahun alias tahun baru.

Subdit I Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya AKBP Calvjin Simanjuntak mengatakan, keduanya diringkus di dua tempat yang berbeda. Kubil ditangkap pada Selasa 28 November kemarin di Jalan Seni Budaya Raya, Jelambar Baru, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.”Petugas kemudian menggeledah Kubil dan ditemukan barang bukti berupa 100 butir ekstasi warna biru (berbentuk) logo angka delapan yang disimpan dalam saku celana,” ungkap Calvjin di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (29/11/2017).

Kemudian petugas melakukan penggeledahan di rumah Kubil, di Jelambar Utama IX RT8/4, Jelambar Baru, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Di dalam rumah tersebut polisi kembali mendapati barang bukti yang lebih banyak yakni mencapai 585 butir ekstasi.

“Hasilnya kami temukan barang bukti lebih banyak lagi di rumah pelaku, ada 183 butir ekstasi warna biru dengan logo angka delapan, lalu ada 402 butir warna merah logo Superman, serta satu plastik klip berisi sabu seberat tiga gram,” imbuhnya.

Tidak berhenti disitu, penangkapan Kubil dikembangkan lagi sehingga pada hari yang sama polisi kembali menangkap Panjul, teman Kubil di Pom Bensin Pertamina Jalan Daan Mogot, Cengkareng Timur, Cengkareng, Jakarta Barat. Dari tangan Panjul ditemukan barang bukti berupa 20 Happy Five (H5) dengan total 200 butir.

“Dari hasil interogasi sementara ini, diperoleh informasi bahwa pelaku ini mendapatkan ekstasi dan sabu dari seseorang berinisial AS, sedangkan Happy Five didapat dari KOH,” terang Calvijn.

Calvijn mengatakan, saat ini ia sedang memburu AS dan KOH sebagaimana pengakuan Kubil dan Panjul. Para pelaku itu dijerat Pasal 114 subsider Pasal 112 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan Pasal 60 Ayat 1 Subsider Pasal 62 UU RI Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika.

Ditegaskan Calvin, timnya akan terus  memburu  dan menghabisi jaringan narkoba yang hingga kini masih meresahkan  masyarakat  dan memakan banyak korban.  “ Apalagi  memasuki akhir tahun dan perayaaan  tahun baru ,  pengedaran Narkoba  harus dihabisi  dan  terus  diburu .    [red]

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY