SHARE
Adds

Jakarta Journal Reportase,- Saber Pungli Polsek Cakung menangkap dua oknum wartawan. Kedua oknum bernama Swardi Manulang (37) dan Sugianto Silaen (42) digelandang Polisi karena kedapatan menerima uang jutaan rupiah dari hasil memeras terhadap seorang dokter, di Jalan Raya Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, Rabu (16/8).
“Kami amankan usai menerima uang. Korban juga sudah melapor sebelum pertemuan ini berlangsung,” kata Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Andry Wibowo, Kamis (17/8/2017).
Dalam aksinya, dua oknum wartawan dari Berita Indonesia dan Radar Pembangunan Indonesia ini mendatangi lokasi klinik milik korban Gunawan Thjia (58) di Jalan Raya Penggilingan, Cakung, Jaktim dengan dalih klinik milik korban yang baru dibangun tersebut menyalahi aturan.
Pelaku menurut Andry memberikan sebuah koran dengan bertuliskan kalimat ancaman akan melapor soal bangunan klinik tersebut.
“Karena korban tidak ada di lokasi, pelaku memberikan koran itu kepada karyawan klinik dan minta koran tersebut disampaikan kepada korban. Ada tulisan pelaku menggunakan tangan dengan kata ancaman,” kata Andry.
Keesokan harinya, pelaku kembali menelepon korban meminta untuk bertemu dengan alasan ingin melakukan pemeriksaan bangunan klinik tersebut. Korban pun sepakat bertemu dengan pelaku pada Rabu (16/8) sekitar pukul 16.45 WIB.
Saat bertemu, Swardi meminta uang sebesar Rp 500 ribu yang dituruti korban. Pelaku kemudian meminta uang tambahan sebesar Rp 500 ribu yang juga dituruti korban.
Menurut Andry, Swardi kembali meminta uang tambahan sebesar Rp 1 juta kepada korban untuk diberikan kepada pelaku bernama Sugianto Silaen.
“Setelah menerima uang dari korban, kedua pelaku kemudian meninggalkan klinik tersebut, tak lama saber pungli Polsek Cakung langsung melakukan penangkapan terhadap para pelaku sekitar pukul 17.00 WIB,” ujarnya.
Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti uang hasil pemerasan sebesar Rp 2 juta. Para tersangka dijerat Pasal 368 tentang pemerasan. Pelaku saat ini ditahan Polsek Cakung. [rf/dt]

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY