SHARE
Adds

Jakarta-Journal Reportase,- Dipenghujung Tahun 2018,, kejahatan lewat BOX ATM kembali terjadi.   Pekan lalu, memasuki akhir tahun 2017, Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya membengkuk MM (31) dan RS (30), dua pelaku perampokan BOX besi tempat pengisian uang ATM di kantor cabang mandiri Gandaria Jakarta Selatan.

Dalam keterngan pers di Polda Metro, Wadir Krimum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ari mengungkapkan modus kejahatan yang dilakukan kedua pelaku, mengikuti mobil korban saat korban hendak melakukan pengisian uang di ATM.

“Pelaku mengikuti mobil korban, pada saat di depan ATM, kedua tersangka menyambar dan mengambil tas berisikan uang 200 juta,”terang Ade, Sabtu(16/12).

Ade menjelaskan, penangkapan kedua tersangka sebagai bagian dari operasi premanisme menjelang natal dan tahun baru. “Kami telah membentuk Timsus dalam rangka pembersihan preman, wilayah hukum Polda Metro harus bersih dari preman,”tegas Ade.

AKBP Ade mengatakan pihaknya akan terus siaga melakukan pengamanan di wilayah Jakarta. Segala bentuk premanisme harus bersih dari Ibu Kota. Dia juga mengimbau warga meminta pengawalan kepada polisi jika hendak mengambil uang dalam jumlah besar di bank.

“Kami sarankan meminta bantuan pengawalan kepada polisi. Itu akan dilaksanakan secara gratis, sehingga potensi munculnya gangguan keamanan bisa lebih terminimalisir lagi,” ujarnya.

Polisi berhasil mengamankan barang bukti yaitu 1 handphone, 1 KTP, 1 ATM BCA, 1 tas berisi uang 200 juta, 1 unit mobil grandmax berwrna silvel dan satu unit sepeda motor suzuki FU dengan Nomor polisi B 3384 BTC. Tersangka dijerat padal 365 KUHP dengan pidana penjara paling lama 7 tahun. [red]

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY