SHARE

Kota Depok-Journal reportase,- Menanggapi adanya laporan dari masyarakat yang diadukan secara online melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi  (Kemenpan RB) sudah banyak diulas pengaduann tersebut  melalui  online secara nasional dan direspon, meski secara bertahap atau bergantian setiap daerah dengan melihat skala prioritas pengaduan..

“Orang melapor itu pertama yang jelas,  itu adalah  ruang untuk perbaikan, kemudian yang kedua kita juga melihat  sejauh mana respon yang diderikan, karena kami juga ada SOP (Standar Operasional  Prosedu). Maka, kami evaluasi pengaduan tadi lalu berilkutnya  kalau sudah dinyatakan  oke,  maka akan kami distribusikan kepada yang terlapor, sejauh mana mereka tindaklanjuti,” terang Deputi Pelayanan Publik Kemenpan RB, Diah Natalisa.

Diah Natalisa  disela-sela peluncuran SKCK dan SIP  online mengatakan,  terkadang  tidak sedikit  yang  komplain berkaitan dengan informasi yang kurang  akurat, sehinga ada hak dan kewajiban yang kadang terlupakan oleh  masyarakat yang  belum memahami dengan baik hak dan kewajibannya. “ Pangaduan saat ini yang banyak, adalah masalah PNS, BPJS dan macam-macam jenis pelayanan  yang mereka adukan,  tapi itu bukan berarti negatif.  Kalau mereka itu dilaporkan, mereka bisa memberikan penjelasan, dan  tindaklanjutnya,”terangnya. Hal itulah, tambahnya,  kadang masih terjadi  miskomunikasi, sehingga banyak  terjadi kesalahpahaman karena ketidaktahuan mereka  apa itu hak dan kewajibannya. “ Bukan berarti laporan pengaduani mereka jelek lho, tapi kalau kita mau  jujur masih banyak  memang pengaduan-pengaduan terutama  mengenai pertanahan misalnya perlu waktu dan proses  panjang,”ucapnya.

Sedangkan, keluhan tentang BPJS, katanya, hanya butuh komunikasi lebih baik antara pasien dengan  pihak rumah sakit, sehingga dengan begitu terbangun komunikasi yang lebih baik  dan tidak terjadi mis komunikasi.

Ia mengatakan, masyarakat kebanyakan mengeluhkan pelayanan publik. Karena itu  perlu  ditingkatkan dan optimalkan, termasuk kinerja aparatnya. Kami Sekarang ini  sebagai tempat pelayanan pengaduan masyarajkat secara  nasional, dan ini terintegrasi dengan sistem-sistem pelayanan  publik yang lainnya tidak hanya yang ada di kepolisian, tapi di lembaga pemerintahan.Kementerian maupun pemerintahan kabupaten/ kota maupun provinsi soal pelaporan, pengaduan pelayanan, termasuk masalah PNS kemarin  menjadi perhatian serius kami,” terangnya.

Natalisa mengatakan,  Kemenpan  dalam memberikan pelayanan pengaduan masyarakat yang berada di luar negeri,  selalu terhubung dengan perwakilan  Kemenpan di luar negeri di  KBRI, Peguruan Tinggi dalam hal ini Kopertis Indonesia maupun  akademisi, dan lembaga pemerintahan lainnya ada perwakilan disana. “Kami juga mengapresiasi dengan hadirnya pelayanan publik secara online yang dihadirkan oleh Polres Kota Depok dan jajarannya,”tuturnya. Sehingga  dia berharap,  hadirnya pelayanan publik secara online di Kota Depok  dapat memenuhi keinginan masyarakat Depok tentunya dengan mudah, dan cepat  memanfaatkan pelayanan secara online  tanpa bersusah-susah dan antri.

Dalam kesempatan ini  Kemenpan  berterimakasih apa yang dilakukan  oleh  Kapolres Depok  dan jajarannya  di mana telah  mampu melakukan terobosan  dengan menghadirkan dua pelayanan online sekaligus, yaitu  SKCK Online dan SIP Online.” Dua perangkat online ini    merupakan suatu kemajuan cukup pesat, dan  patut  kita acungkan jempol  kepada polri kita, khusunya Polres Kota Depok” ucap Natalisa.

Sementara itu, Pradi Supriatna Wakil Walikota Depok menambahkan, sebagai pelayan masyarakat pihaknya selalu berupaya melaksanak perubahan yang maju ke ke depan untuk mendapatkan kepercayaan dari  masyarakat, dan untuk mendapatkan  kepercayaan dari masyarakat pihaknya  harus memberikan ketulusan dalam melayani. “Ketulusan ini pada akhirnya, bila kita inprovisasi dengan inovasi-inovasi seperti ini akan menjadi yang luar biasa. Harapan kami, kolaborasi antara teman-teman yang ada di kepolisian dengan pelayanan-pelayanan kami yang ada di Pemerintahan Daerah (Pemkot Depok-Red) sangat membantu memangkas birokrasi pada kantor pelayanan publik yang ada, kita berikan apresiasi kepada Polres Depok yang sudah membuka kran pelayanan terbaru melalui situs online SKCK Online dan SIP Online,  insyaallah kita akan sosialisasikan kepada masyarakat Kota Depokm khususnya, demikian semoga sukses,  “ tutup Pradi Supriatna Wakil Wakot Depok. [untung]

 

 

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY