SHARE

Journalreportase, – Keinginan memberikan sumbangsih nyata terhadap Negara  para purnawirawan TNI Polri bersama  mantan BIN , Profesional dan swasta membentuk sebuah organisasi Komite Investigasi Negara (KIN) tujuan awal KIN didasari pandangan bersama bahwa Negara ini harus di proteksi untuk lebih mencapai tujuan dalam mengisi kemerdekaan.

Saat ini KIN memiiliki anggota sebanyak 1 000 orang tersebar di 34 Propinsi , dalam proses perekrutan anggota KIN , saat  ini sudah dilakukan kebijakan untuk lebih selektif dalam rekrutmen anggota agar menghasikan kader – kader berkualitas caranya  dengan system seleksi yang akan lebih  diperketat dan akan dilakukan jenjang pendidikan serta pelatihan  sebagai salah satu syarat untuk bisa menjadi kader KIN

Jendral TNI (Purn) Tyasno Sudarto menjelaskan Komite investigasi Negara (KIN) nantinya akan dibentuk di semua Desa  tujuannya untuk lebih mempermudah dalam hal proses investigasi Negara

“ dengan dibentuknya satu Desa  satu Agen maka di satu desa  akan ada agen yang melihat , mencium dan mendengar sebuah persoalan sehingga lebih mudah untuk menyelesaikan masalah di desa – desa tersebut “ jelas Tresno Sudarto saat acara syukurun Kantor KIN   Rabu , 18 April 2018

Seperti yang diutarakan  Tyasno Sudarto  Dibentuknya KIN di desa – desa  jadi salah satu misi  bagaimana menyelamatkan  serta mencapai sasaran sesuai tujuan kemerdekaaan yaitu masalah pengamanan tanah air , rakyat , bangsa dan Negara  , Komite investigasi nasional  akan focus memperkuat  pada bidang ekpol ,  sosbud dan hankam  dengan memberikan data – data akurat untuk kebutuhan pemerintah

Dalam pelaksanaannya KIN akan  bekerja  secara Independent tanpa  melibatkan kelompok atau golongan

“ Politik KIN  merupakan politik Negara yang berpedoman pada pancasila  ,UUD 45 yang asli , Bhineka Tunggal Ika dan NKRI semua itu jadi landasan kita ,  kalau tidak ada yang mengikuti perkembangan dan masalah di desa – desa  nantinya pemerintah akan sulit menyelamatkan dan mencapai cita – cita kemerdekaan “ jelas Tyasno

Sedangkan Lucas Pattinasarany menjelaskan untuk mensupport kinerja kader dalam hal operasional organisasi KIN membuka usaha bisnis  dalam bidang properti ,   salah satu programnya dengan pembangunan Properti dijakarta yang luas areanya sekitar  50 ribu hektar , dimana nantinya properti yang dibangun disamping keuntungannya untuk kepentingan operasional para kader juga bisa bermanfaat untuk masyarakat luas

“ Realiasasi awal pembangunan property akan dilakukan dalam waktu dekat di dearah Cilengsi diarea seluas 500 Hektar untuk masyarakat umum tanpa DP dan cicilan tidak di pungut bunga sama sekali karena kami tidak meminjam Uang dari Bank syaratnya pun mudah,  masyarakat tinggal datang ke tempat – tempat yang akan kami sediakan dan hanya menyerahkan KTP  serta KK  “ Jelas Lucas

Saat ini proses pembangunan property di cilengsi sudah masuk ketahap awal yaitu kepastian legalitas tanah agar masyarakat tenang karena legalitas tanahnya sudah memiliki hak untuk dibangun dan memiliki kelengkapan surat – surat yang Legal , proyek cilengsi rencananya  dalam waktu deket akan dilakukan proses peletakan batu pertama sebagai tanda bukti nyata bahwa kami bisa juga memberikan sesuatu untuk masyrakat Indonesia.

“ kami sudah membuat  Design dan masterplan untuk perumahan yang akan dibangun bahkan biaya produksi unitnya sudah kami hitung  sedemikian rupa untuk bisa menghasilkan nilai jual  dengan cara kredit yang sangat murah dan satu lagi prosesnya tidak perlu ada BI checking karena kita  non Bank semoga dengan cara yang beda kita bisa membantu masyarakat dengan baik “ jelas Lucas (red)

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY