SHARE
Adds

Jakarta-Journal Reportase,- Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) III Jakarta Laksamana Pertama TNI Muchammad Richad, S.H., M.M, mendampingi Ketua Umum Jalasenastri Ny. Endah Ade Supandi meninjau Monumen Lingga Karya RE. Martadinata di Jalan Raya Cisarua, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Puncak Bogor, Senin (06/11).
Turut hadir dalam peninjauan tersebut Waaspotmar Laksamana Pertama TNI Sigit Setiyanta, Wakil Ketua Umum Jalasenastri Ny. Ina A. Taufiquerrohman, Ketua Daerah Jalasenastri Armada Barat (DJAB) Ny. Aan Kurnia, Ketua Koordinator Cabang (Korcab) III DJAB Ny. Muchammad Richad, Kepala Desa Tugu Selatan Bp. HA Lukman, Pabinhar Jalasenastri Kolonel Laut (S) Gatot Sugiarto, S.E., para Pejabat Utama Lantamal III dan para pengurus Jalasenastri.
Dalam kesempatan itu Ketua Umum Jalasenastri Ny. Endah Ade Supandi memberikan tali asih kepada 10 orang anggota honor yang bekerja di Mess TNI AL di kawasan Puncak dan sekitarnya yang berada dibawah jajaran Lantamal III .
Monumen Lingga Karya dibangun oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mengenang peristiwa kecelakaan helikopter jenis Allouete A-IV 422 yang dipiloti Letnan Laut Penerbang Charles Willy Kairupan pada tanggal 6 Oktober 1966 di Riung Gunung Bogor yang menewaskan Laksamana TNI RE Martadinata bersama Atase Angkatan Laut Pakistan Kolonel Syed Mazhar Ahmed dan istrinya Ny. Begum Salma Mazhar Ahmed serta istri Deputy I Kepala Staf Angkatan Laut Pakistan Komodor Rauf, yaitu Ny. Magda Elizabeth Maria Rauf.
R.E. Martadinata mendapat gelar Putera Tauladan Djawa Barat berdasarkan Surat Keputusan DPR GR Provinsi Jawa Barat tanggal 19 Oktober 1966. Monumen itu diresmikan tanggal 24 November 1966. Kemudian Pemerintah RI menganugerahi Gelar Pahlawan Nasional karena pengabdiannya untuk negeri ini berdasarkan Surat Keputusan RI No 106/TK/1975. [dispen lantamal III]

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY