SHARE
Adds

Indramayu, Journal Reportase. Kapolres Indramayu AKBP Arif Fajarudin, membantah di wilayah hukum Polres Indramayu “marak”, alasannya dari 31 kecamatan yang ada di Kab. Indramayu, Provinsi Jawa Barat ini tidak semua dijadikan tempat perjudian togel (toto gelap)

“Kalau marak, silahkan tunjukan nama dan alamat-alamatnya dimana lokasi perjudian (togel-red) itu,. Saya hanya baca berita-berita yang bagus dan real aja kang. Kalau gak real, gak pernah saya baca gak ada mamfaatnya,”terangnya di pesan singkat massenger servive (sms)

Dalam pesan SMS tersebut lebih lanjut  Kapolres mengatakan, pihaknya akan puas  jika informasi adanya perjudian bukan asal mengarang cerita. “Mohon maaf saya akan puas kalau bapak melaporkan perjudian bukan ngarang cerita. Masyarakat mana yang resah ? komitmen saya jelas, kalau mau lihat berdasarkan data di Polda Jabar.  Indramayu adalah paling tinggi pengungkapannya, “ sergah mantan Kapolres Tasikmalaya,  Kamis (23/11) Pukul 15:37:44 Wib.

Lebih lanjut, AKBP  Arif Fajarudin  mengatakan   bahasa  marak,  berapa banyak bisa  menunjukan tempat judi dari ke 31 kecamatan yang ada di Indramayu. “Kalau seluruh kecamatan ada dan banyak berikut punya data lokasinya, mungkin bisa disebut marak,” ujarnya lagi.

Menanggapi marak atau tidaknya judi di Indramayu, menurut  Neta Pane, Ketua Presidium Indonesian Police Wacth (IPW) mengatakan, yang  namanya judi tetap melanggar hukum, apapun alasannya marak atau tidak itu menjadi tugas dan tanggung jawab aparat kepolisian setempat untuk memberantas, tidak hanya  di Indramayu dimanapun daerah di Indonesia ini yang ada kegiatan perjudian apapun jenisnya  harus diberantas ke akar-akarnya, temasuk siapapun yang membandari.” Karena judi  salah satu pebuatan melanggar hukum  harus diberantas,”ucap Neta  saat ditemui  di Mapolda Metro Jaya beberapa waktu lalu usai yang bersangkutan mengurus sesuatu urusan lain.

Neta mengatakan,  kalau memang kondisinya sudah seperti yang diberitakan,  itu menjadi perhatian  khusus bagi Kapolres Indramayu dan jajarannya. Bagaimana langkah persuasif yang harus dilakukan, agar supaya judi togel yang ada di Indramayu  tidak meluas ke kecamatan lainnya.  “Pengungkapan, penyelidikan, penyidikan, penangkapan hingga pada proses pemberkasan kasus adalah wewenang penuh pihak kepolisian, jangan ada istilah ragu. Kalau memang sudah menjadi komitmen Kapolres berantas judi ya harus dibuktikan, sehingga tidak akan kambuh lagi penyakit masyarakat seperti judi, “ tegas  Neta  yang selama ini banyak menyoroti kinerja kepolisian dan berbagai permasalahan.

Kapolres masih melalui SMS  menginfokan kepada LSM MPPH sudah ada seorang tersangka judi togel bernama Haris yang kini sudah ditahan, dan akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk diproses sesuai hukum yang berlaku. Sementara, Kapolsek Lelea AKP Daryono kepada MPPH melalui hubungan langsung telepon selular menegaskan,  bahwa pihaknya cukup kesulitan untuk menangkap para penjudi togel di wilayah hukum di Kecamatan Lelea khususnya, dia tidak menampik adanya oknum anggota yang diyakini ada yang membocorkan saat akan dilakukan operasi tangkap tangan.

Untuk itu Daryono   mengharapkan kepada masyarakat,  Lembaga Masyarakat, Tokoh Masyarakat bisa saling membantu, agar supaya dapat memudahkan  pihaknya untuk melakukan operasi tangkap tangan.” Apabila terdapat  bukti kuat seperti ada pengecer, pemasang, kupon togel, kode togel, dan syukur syukur ada bukti uang hasil transaksi perjudian betul-betul akan saya tindak tegas,” tandasnya. tegasnya. [red]

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY