SHARE
Adds

Medan-Journal Reportase,- Meski aktivitas kegiatannya mengelola usahanya yang bergerak disektor industri kehutanan disejumlah daerah, dia tetap punya perhatian terhadap kehidupan keluarga miskin di daerah kelahirannya, Sumatera Utara.
Kegiatan sosialnya kepada orang-orang yang kurang beruntung tetap dijalankan, karena ini merupakan tanggungjawabnya menyisikan rejekinya kepada yang tak mampu, terutama anak-anak yatim piatu.
Melalui Yayasan Kasih Nurani Indonesia, setidaknya 70 anak yatim piatu dari sejumlah daerah di Sumatera Utara kini menjadi tanggungan Hasan yang lahir di Sumatera Utara sambangi Anak-anak Yatim ini, berasal dari sejumlah wilayah di Sumatera Utara, yakni yang berasal dari Karo, Tapanuli, Nias dan Samosir.
Sebagian dari mereka adalah pelajar Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, serta Sekolah Menengah Kejuruan di Kota Medan, kemarin, Selasa (7/11/17). Hasan mengunjungi lokasi penampungan anak anak yang ditinggal meninggal kedua orang tua mereka di Panti Asuhan Kasih Nurani Indonesia di Laut Dendang, Deli Serdang.”Kita sengaja datang ke panti asuhan ini setiap dua bulan sekali,”kata Hasan.
Dalam kunjungan itu, Hasan menyempatkan diri bertatap muka dan berdialog dengan anak asuhnya. Sambil menanyakan perkembangan belajar mereka di sekolah masing masing. Dia meminta kepada anak asuh yang kini duduk di bangku kelas III SMK, untuk belajar lebih giat dan bias menjadi juara kelas, lalu kemudian melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi.
“Kita siapkan biaya kuliah buat mereka yang memang mendapatkan rangking dan bercita cita mau kuliah dan sukses,”ucap Hasan berjanji. Panti Asuhan Kasih Nurani Indonesia ini mulai dirintis sejak 11 tahun silam dan hingga kini ada sekitar 60 orang yang kini sudah mandiri. [red]

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY