SHARE
Adds

JAKARTA-Journal Reportase- Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) III Jakarta Laksamana Pertama TNI Muchammad Richad, S.H., M.M., membuka secara resmi Latihan Pemantapan Western Fleet Quick Response (WFQR) III Koarmabar TA. 2017 di ruang rapat gedung Satkamla Lantamal III, Komplek Satuan Koarmabar Pondok Dayung, Jakarta Utara, kemarin.
Latihan pemantapan WFQR itu mengambil tema “Melalui Latihan Operasi Matra Laut Koarmabar TA. 2017, Kita Mantapkan Kesiapan dan Kesiagaan Operasional Koarmabar Guna Mendukung Pencapaian Keberhasilan Pelaksanaan Tugas Pokok”.
Dalam sambutannya Danlantamal III mengatakan bahwa WFQR merupakan aksi penindakan cepat Koarmabar dalam bentuk optimalisasi respon represif yang fleksibel dan proporsional dengan memperhatikan kecepatan serta ketepatan dalam menanggulangi segala insiden di laut di wilayah perairan barat Indonesia.
“Operasi WFQR merupakan bentuk operasi Koarmabar dibawah kendali langsung Pangarmabar dengan mengedepankan peran satuan ke wilayahan dalam hal ini Lantamal didukung oleh satuan kerja di jajarannya baik staf operasi, staf intelijen, staf hukum serta unsur penindak Satkamla masing-masing Lantamal,” kata Laksamana Pertama TNI Muchammad Richad, S.H., M.M.
Dalam latihan tersebut melibatkan 120 personel yang terdiri dari penyelenggara 15 orang dan pelaku 105 orang yang merupakan Perwira, Bintara dan Tamtama di jajaran Lantamal III.
Latihan Pemantapan WFQR III yang dilaksanakan selama 3 hari mulai dari pembekalan materi latihan, diskusi dan drill serta praktek lapangan meliputi penjelasan umum tentang komunikasi/koordinasi WFQR III, pengetahuan intelijen, pengetahuan hukum laut, pengetahuan membaca peta, sea survival, selam dasar, ship boarding, menembak dan VBSS (Visit, Boarding, Search and Seizure). [dispenal Lantamal III]

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY