SHARE

Jakarta-Journal reportase,- – Polda Metro Jaya masih menyelidiki dugaan korupsi proyek reklamasi Jakarta Utara, sudah beberapa saksi di panggil untuk pendalaman kasus korupsi reklamasi ini.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (krimsus)  Polda Metro Jaya, Kombes Pol Adi Deriyan mengatakan kalau pemeriksaan kasus dugaan korupsi proyek reklamasi Teluk Jakarta terus bergulir.

Sejumlah saksi terus diperiksa terkait hal itu. Terbaru, pihaknya akan memeriksa dua saksi lagi pekan ini. “Kemarin kami sudah periksa beberapa saksi, kalau gak salah hari ini dan ada pemanggilan saksi minggu ini,” kata Adi di Mapolda Metro Jaya, Selasa (9/1/2018).

Keduanya adalah merupakan Kepala Dinas di Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta. Yang pertama pemeriksaan dilakukan hari ini, sedangkan satu lagi dilakukan Kamis 11 Januari 2018 mendatang.

“Kepala Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan Pemprov DKI Jakarta Benni Agus Candra diperiksa hari ini. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pemprov DKI Edy Junaedi hari Kamis. Penyelidikan kasus ini dimulai sejak September 2017, dengan dasar adanya polemik di masyarakat soal reklamasi. Polisi sudah meminta data dari Kementerian Kelautan dan Perikanan,” ujarnya.

Penyidik terus meningkatkan status proses hukum proyek reklamasi Teluk Jakarta dari penyelidikan ke tahap penyidikan. Keputusan ini diambil setelah ditemukannya dugaan korupsi di proyek itu, saat dilakukan gelar perkara.

Polisi menduga ada pelanggaran ketika penetapan nilai jual objek pajak Pulau C dan D dalam proyek reklamasi Teluk Jakarta. Diduga, penetapan NJOP pada pulau reklamasi itu tidak wajar. NJOP di pulau reklamasi C dan D diketahui hanya sebesar Rp3,1 juta per meter persegi. [red]

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY