SHARE
Adds

Jakarta-Journal Reportase,- Puncak Arus Balik libur Natal, diperkirakan bakal terjadi pada hari ini atau malam ini, Selasa (26/12/17).

Volume lalu lintas jalan Tol Jakarta-Cikampek yang melalui gerbang tol Cikarang Utama yang mengarah ke Jakarta diperkirakan mengalami lonjakan pada hari ini. Dwimawan Heru selaku AVP Corporate Communication PT Jasa Marga mengatakan, jika pada Arus Balik Natal kali ini diperkirakan ada sekitar 90.520 kendaraan atau naik sekitar 27.49 persen dari lalu lintas normal yang biasanya mencapa 71.000 kendaraan saja.

Terkait lonjakan jumlah kendaraan yang masuk di tol Cikarang, dari PT Jasa Marga pun menghimbau kepada seluruh pengguna jalan, agar memastikan kendaraan yang mereka tumpangi itu dalam kondisi prima dan layak beroperasi.

Tentu hal ini agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan dijalan nanti. Heru juga menghimbau, untuk memastikan kelancaran perjalanan nanti, pengguna jalan agar memastikan kecukupan saldo dan melakukan top up uang elektronik sebelum memasuki jalan tol.

Arus Balik Terbagi Dua

Sementara untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas angkutan libur natal dan tahun baru, Kakorlantas Polri Irjen Royke Lumowa memprediksi arus balik libur panjang Natal dan Tahun baru 2018 terbagi menjadi dua gelombang. Pertama pada 26 Desember dan gelombang kedua pada 1 Januari 2018.

“Saya prediksi arus balik terbagi dua. Untuk masyarakat yang tertib kemungkinan akan kembali pada tanggal 26 Desember. Karena harus kembali bekerja,” ujar Royke dalam keterangannya, Senin (25/12/2017).

Jika terjadi demikian, Royke memperkirakan kepadatan akan terjadi di Gerbang Tol Cikarang Utama menuju Jakarta dan di Gerbang Tol Jagorawi. Namun arus balik diprediksi akan lebih ramai pada gelombang kedua. “Mengingat ada tiga hari kejepit menjelang tahun baru 2018, kemungkinan besar lebih banyak masyarakat yang kembali pada tanggal 1 Januari 2018 tersebut,” ujarnya.

Untuk mencegah kepadatan arus balik itu, Royke menegaskan telah berkoordinasi dengan kasatlantas di wilayah jajaran Polda Jawa Tengah untuk mengatur lalu lintas saat malam tahun baru agar tidak terjadi kepadatan. [red]

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY